SERPIHAN YANG TERSERAK TERANGKAI DALAM MOZAIK

Jumat, 18 Oktober 2013

HBD Kulonprogo..

Selamat Hari Jadi ke-62 Kulonprogo :)































Hari Jadi Kulonprogo 15 Oktober, upacara 18 Oktober 2013

Baca Selanjutnya..

Senin, 30 September 2013

Pepatah Kupon Ciki

Meski sederhana, kupon hadiah ciki memiliki nilai filosofis yg tinggi. Bahkan, kupon ciki bisa disetarakan dengan kata-kata mutiara, kata-kata bijak, maupun pepatah. Salah satu pepatah paling legendaris dalam kupon ciki adalah "maaf anda belum beruntung, silahkan dicoba lagi".


Kata-kata 'belum beruntung' dalam kalimat itu mengingatkan kita. Bahwa setelah berusaha, hasil dari segala sesuatu tetaplah Tuhan yg menentukan. Sahingga setelah berusaha dan berdoa, kita harus berserah diri kepada Tuhan, tawakal. Dan jagan lupa selalu mensyukuri semua pemberian dariNya.

Kmudian kata-kata 'silahkan dicoba lagi'. Ini juga mengingatkan kita untuk terus berusaha. 'Silahkan dicoba lagi' mengajak kita untuk pantang menyerah. Meski gagal, segera bangkit, dan kembali brusaha.

Kupon ciki juga mengingatkan kita untuk menyadari bahwa selalu ada hikmah dibalik semua sesuatu. Mngkin kita akan bertanya: ketika kupon ciki menyatakan anda belum beruntung, lalu apa hikmahnya?

Hikmahnya, minimal kita pernah merasakan seperti apa crispynya ciki. Seperti apa rasa ciki ketika kita makan. Bahkan, kita juga bisa merasakn seperti apa sensasi perpaduan racikan berbagai bumbu dan rempah dari tiap-tiap potongan ciki yang kita kunyah.

Slamat menikmati ciki akhir pekan. Bila bruntung, alhamdulillah kita dapat hadiah. Bila belum, syukurilah, kita mendapat hikmahnya. :)


-repost dari kultwit di akun @treeanggaa dengan penanda #kuponciki (13/9/2013)-

Baca Selanjutnya..

Rabu, 20 Maret 2013

Selamatkan Rusa Jawa..!


tentang rusa jawa

Dua rusa jawa (Muntiacus muntjak) yang merupakan satwa dilindungi undang-undang disita polisi saat operasi lalu-lintas di Jalan Jogja-Wates Km 13 di wilayah Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta. 


Saat digelar operasi lalu-lintas itu didapati sebuah mobil pickup yang mengangkut dua rusa jawa. Rusa yang dikurung dalam boks kayu itu ternyata tidak dilengkapi dokumen surat-surat, si sopir tidak bisa menunjukkan dokumen.

Akhirnya polisi menyita satwa yang masuk kategori dilindungi berdasarkan Undang-Undang No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya itu. Kedua satwa berjenis kelamin jantan dan betina itu kemudian dititipkan ke Wildlife Rescue Center (WRC) Jogja di Sendangsari, Pengasih, Kulonprogo.

Btw, motretnya lumayan susah. Hanya melalui celah kecil di sela-sela boks kayu.















Baca Selanjutnya..

Senin, 11 Februari 2013

Menjelajah Permukaan Bumi

#tawon hitam
eksplorasi permukaan bumi oleh tawon hitam










Baca Selanjutnya..

Rabu, 09 Januari 2013

Gelang Istirahat Akhir Tahun

Setelah gagal mengambil cuti di akhir tahun, akhirnya saya diberi "bonus istirahat". Selama setahun penuh kemarin saya memang belum mengambil cuti. Rencananya, cuti akan saya ambil di akhir tahun. Tapi ternyata rencana tinggalah rencana. Saya gagal mengambil cuti itu, atau lebih tepatnya si bos tidak memberikan ijin saya cuti.

Ya, tapi mungkin Tuhan punya rencana lain. Masih di bulan Desember, minggu-minggu terakhir saya diberi bonus istirahat dengan cara yang berbeda. Suatu sore perawat memasangkan "gelang istirahat" di tangan kanan saya, sehingga selama beberapa hari saya harus benar-benar istirahat.

Ada sesuatu yang bermasalah di dalam perut saya dan dokter merekomendasikan agar saya menjalani operasi atau pembedahan.

"Ini untuk memastikan setiap tindakan medis yang dilakukan tidak keliru pasien," kata perawat saat memasangkan gelang di tangan saya. Ya, di gelang yang saya sebut 'gelang istirahat' itu memang tertulis sangat jelas nama dan nomor rekam medik saya.

Alhamdulillah, setelah dua minggu beristirahat akhirnya  masa-masa "bonus istirahat" itu berakhir. Dokter pun menyatakan saya sudah diperbolehkan beraktivitas seperti biasa. Sebuah pengalaman yang cukup berkesan di akhir tahun 2012.




Dan harapan di awal 2013? Semoga semuanya lebih baik dari sebelumnya. Amin. :)



Baca Selanjutnya..

Sabtu, 08 Desember 2012

Kerlip Kunang di Genggamanku

Dinihari, di akhir pekan kedua Desember. Tentu saja masih gelap di luar sana. Sepertinya mendung. Kusingkap tirai jendela, dan memang tak ada bintang gemintang di langit.

Ya, beberapa menit lalu aku terbangun. Teringat, ada sesuatu yang semestinya kukerjakan "sore" tadi. Tapi kantuk yang menyerang membuatku lebih memilih memejamkan mata terlebih dulu.
Untunglah aku terbangun. Dan akhirnya selesai sudah aku mengerjakan apa yang memang seharusnya dikerjakan. Sore tadi mestinya. Tapi tak apalah sedikit terlambat. Ada untungnya juga, aku jadi bisa sekaligus melakukan sesuatu lainnya yang sangat-sangat bisa menenangkan hati.

Aku pun beranjak untuk kembali tidur. Lampu sudah kumatikan dan berganti kunyalakan lampu kecil yang redup. Tapi sesaat sebelum memejamkan mata.. Subhanallah.. Ada sesuatu berkerlip bergerak-gerak. Ternyata kunang-kunang. Suatu ciptaan Tuhan yang luar biasa indah.

Entah bagaimana dia bisa masuk dan terbang kesana kemari di kamarku dengan cahaya kuning kehijauan berpendar-pendar dari tubuhnya. Alhamdulillah aku berhasil mengabadikannya dengan kamera. Sebentar kugenggam di tanganku, kunikmati indahnya. Sebelum kemudian kubiarkan dia kembali terbang bebas.  

Serangga-serangga lain di luar sana masih berderik bersahutan. Langit juga masih gelap. Maka ditemani juga suara detak jarum-jarum jam, aku kembali memejamkan mata dan terlelap. Sebelum matahari merekah memancarkan cahaya paginya, "kunang-kunang" raksasa maha dahsyat bagi tatasurya ciptaan Yang Maha Besar.

(9/12/12)

Baca Selanjutnya..

Minggu, 11 November 2012

Saya Lupa Tidak Menyentuh Air dan Pasirnya

Trip ke Pantai Utara Jawa

CUKUP lama saya berencana melakukan perjalanan ke pantai utara Jawa. Perjalanan ini menjadi cukup istimewa bagi saya. Maklum, saya dilahirkan dan sejak kecil lebih banyak tinggal di dekat pantai selatan. Dari segi karekter pantainya tentu sangat berbeda, ombak di laut pantai utara lebih kecil daripada pantai selatan. Itulah yang membuat saya tertarik.

Akhirnya rencana saya kesampaian juga. Musim masih penghujan di minggu pertama April 2012, tapi beruntung cuaca sangat cerah. Hari itu saya melakukan perjalanan ke pantai utara di Semarang, Jawa Tengah. Setelah menempuh sekitar 4 jam perjalanan dari habitat saya Yogyakarta, akhirnya sampai juga di kota lumpia. Ada beberapa pantai di kota itu, tapi saya memilih Pantai Maron sebagai tujuan.

Ya, hari itu saya cukup beruntung. Seperti saya bilang tadi, di awal April itu hujan lebat seringkali mengguyur kota Semarang. Tapi hari itu cuaca benar-benar cerah, bahkan matahari bersinar lumayan terik. Maka perjalanan kami menyusuri beberapa tempat di kota itu, dan tentu saja Pantai Maron yang jadi tujuan utama, sama sekali tak terhambat cuaca buruk.

“Kamu beruntung kemarin cerah. Hari ini hujan lebat banget,” kata teman saya dalam pesan singkatnya keesokan harinya, saat saya sudah kembali ke habitat asli tentunya. Ya, teman saya ini sangat berbaik hati karena hari itu bersedia mengantar saya ke beberapa tempat menarik di kotanya. Dan pastinya ke Pantai Maron yang masih “sulit” dicari.

Saya bilang sulit dicari karena menurut saya memang masih tergolong pantai yang alami. Belum dikembangkan serius sebagai obyek wisata. Jalan sepanjang sekitar 2 km menuju pantai itu saja masih berupa jalan tanah berbatu. Berdebu kalau kemarau dan becek kalau habis hujan, begitulah kata teman saya.

Tapi, karena kondisinya yang masih alami itulah yang justru membuat saya tertarik untuk mendatanginya. Letaknya di dekat Bandara Ahmad Yani. Untuk ke sana, dari arah pusat kota kami masuk lewat kompleks bandara, kemudian menyusuri jalan yang memang benar-benar masih alami a.k.a jalan tanah kerikil berbatu.

Jalan tidak begitu banyak berbelok. Tapi dengan kondisi yang masih natural justru membuat saya tidak bosan melewatinya. Dan perjalanan kami menyusuri jalan yang benar-benar alami (kalau tidak mau dibilang jelek hehe..) sore itu langsung terbayarkan.

Pemandangan pantainya memang indah. Tidak begitu ramai. Ada beberapa pohon mati di tepi pantai yang batang dan ranting-rantingnya terlihat meranggas, memberi pemandangan tersendiri. Dan, matahari sudah mulai tenggelam, tentu bisa dibayangkan bagaimana warna langitnya yang indah.

Lagi-lagi saya beruntung. Setelah beberapa menit menikmati suasana pantai, matahari semakin turun mendekati garis cakrawala. Itu artinya… Sunset..!!! Momen sunset yang sangat langka mungkin. Saya benar-benar terpukau. Bukan cuma saat tenggelamnya matahari. Pendar-pendar warna langit jingga kemerahan sore itu benar-benar memukau. Amazing. Seingat saya, belum pernah saya melihat sunset sebagus itu sebelumnya.

Maka tidak keliru saya memilih pantai itu jadi tujuan utama. Mungkin kalau Pak Bondan akan bilang “Mak nyuss”, ah tapi tentu saja tidak karena bukan makanan hehe. Hmm..berbicara tentang makanan, perjalanan kami hari itu kemudian kami akhiri dengan mengisi perut, setelah puas menikmati sunset Pantai Maron.

Dan pilihan kami adalah seafood. Menu olahan kerang yang benar-benar “Mak nyuss” di dekat simpang lima itu pun mengembalikan tenaga kami setelah seharian menyusuri Semarang. Mulai dari Kelenteng Sam Poo Khong, Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), dan Pantai Maron.

Ah tapi saya lupa sesuatu. Setelah saya kembali ke habitat asal saya, baru saya ingat seperti ada yang kurang. Ternyata.. saya lupa tidak menyentuh air dan pasir pantai utara dengan tanganku. Mungkin karena benar-benar terpukau dengan sunset sore itu. Tapi tidak apa lah. Terimakasih Tuhan, untuk perjalanan hari itu. :)







     sunset di Pantai Maron




Baca Selanjutnya..